Faktapalu.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengeluarkan pemetaan terbaru mengenai pergerakan masyarakat menjelang Idulfitri. Puncak arus mudik Lebaran 2026 gelombang pertama diprediksi akan jatuh pada akhir pekan ini, tepatnya Sabtu dan Minggu, 14-15 Maret 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengimbau para pemudik untuk mulai mengatur jadwal perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan ekstrem di jalur utama keluar Jadetabek. Berdasarkan analisis data kendaraan, tren masyarakat untuk pulang kampung lebih dini mulai terlihat signifikan tahun ini.
Waspada Pergeseran Waktu Puncak
Meskipun prediksi jatuh pada akhir pekan ini, pihak kepolisian tetap mewaspadai adanya potensi pergeseran waktu puncak arus. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan bisa tetap tinggi atau bahkan berpindah ke hari Senin dan Selasa minggu depan, tergantung dinamika keberangkatan pemudik di lapangan.
“Tim kami di lapangan terus memantau situasi secara real-time untuk menyesuaikan rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Kami ingin memastikan tidak ada penumpukan yang tidak terkendali di jalur-jalur krusial,” ujar Kombes Komarudin.
Siaga Penuh di Titik Rawan
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa seluruh jajaran sudah dalam posisi siap siaga penuh untuk mengawal kelancaran mudik tahun ini. Pola pengamanan telah disiapkan secara matang, baik untuk skema arus di jalan tol maupun jalur arteri yang menjadi alternatif pemudik sepeda motor.
Fokus utama petugas adalah memastikan titik-titik rawan kemacetan, terutama di gerbang tol utama dan simpul-simpul pertemuan arus, tetap mengalir. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas seperti one way atau contraflow agar perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan nyaman.
(*Drw)













