Faktapalu.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal dan melindungi hak-hak pekerja di seluruh Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui optimalisasi Desk Ketenagakerjaan yang dirancang untuk memberikan perlindungan hukum serta meningkatkan kesejahteraan buruh.
Dalam acara silaturahmi bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Cikarang pada Jumat (6/3/2026), Kapolri menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan hukum di sektor industri. Hal ini dianggap krusial di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis.
Layanan Khusus Buruh Wanita
Salah satu inovasi penting yang diusung Polri adalah sinergi antara Desk Ketenagakerjaan dengan Direktorat PPA (Perempuan dan Anak). Langkah strategis ini diambil untuk memberikan layanan pengaduan serta pendampingan hukum khusus bagi buruh wanita yang mengalami kekerasan, pelecehan, atau diskriminasi di lingkungan kerja.
Kapolri memastikan bahwa pekerja wanita akan mendapatkan akses yang lebih mudah dan aman dalam mencari keadilan, sehingga tercipta lingkungan industri yang inklusif dan aman bagi semua pihak.
Fasilitas SPN untuk Pelatihan Keahlian
Guna meningkatkan daya saing buruh Indonesia di pasar global, Kapolri memberikan izin penggunaan fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) di seluruh Indonesia sebagai tempat pelatihan bagi para buruh. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan standar kompetensi pekerja nasional.
Secara khusus, pelatihan akan difokuskan pada keahlian langka yang memiliki nilai tawar tinggi, seperti pengelasan bawah air (underwater welding) dan tenaga keperawatan khusus untuk pasar internasional. Dengan peningkatan skill ini, diharapkan posisi tawar pekerja Indonesia semakin kuat di mata dunia.
(*Drw)







