Starlink Hentikan Sementara Pendaftaran Pelanggan Baru di Indonesia, Ini Penjelasannya

Starlink
Layanan internet Starlink untuk pelanggan baru di Indonesia dihentikan sementara akibat kapasitas jaringan yang penuh. (Dok. Ist)

Faktapalu.id, NASIONAL– Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan bahwa layanan internet Starlink resmi menghentikan sementara pendaftaran untuk pelanggan baru di Indonesia. Penghentian ini dikonfirmasi langsung oleh Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni, yang menyebut bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berasal dari pihak Starlink.

“Keputusan untuk menghentikan sementara layanan bagi pelanggan baru sepenuhnya merupakan keputusan dari Starlink,” ujar Wayan, dikutip dari CNBC pada Senin (15/7).

Wayan menjelaskan bahwa penghentian ini terjadi karena kapasitas jaringan yang tersedia saat ini telah penuh. Starlink tengah dalam proses memperluas kapasitas jaringannya agar dapat melayani lebih banyak pengguna di masa depan.

Penambahan kapasitas jaringan dilakukan melalui pemanfaatan pita frekuensi E-band, yang digunakan untuk komunikasi antara gateway dengan satelit milik Starlink. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan jangkauan dan kemampuan layanan mereka di wilayah Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah juga sedang melakukan evaluasi terhadap seluruh kewajiban Starlink berdasarkan Hak Labuh yang telah diterbitkan.

“Proses evaluasi pun tengah dilakukan terhadap semua kewajiban Starlink di dalam Hak Labuh yang telah diterbitkan sebelumnya,” tambah Wayan.

Sebelumnya, Starlink secara resmi mengumumkan penghentian layanan untuk pelanggan baru Starlink di Indonesia melalui blog resminya. Dalam artikel berjudul Catatan Penting untuk Pelanggan Baru di Indonesia, Starlink menyatakan:

“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas yang terjual habis di seluruh Indonesia,” tulis Starlink.

Selain itu, proses aktivasi layanan bagi pelanggan yang membeli perangkat melalui retailer atau penjual pihak ketiga juga ikut dihentikan untuk sementara waktu.

Namun, Starlink tetap membuka peluang bagi calon pengguna untuk masuk dalam daftar tunggu dengan melakukan pembayaran deposit. “Anda masih dapat menempatkan deposit untuk memesan tempat Anda dalam daftar tunggu dan menerima pemberitahuan segera setelah layanan tersedia kembali,” jelas Starlink dalam pernyataannya.

Perusahaan asal Amerika Serikat ini juga menegaskan komitmennya untuk mempercepat kehadiran kembali layanan internet Starlink di Indonesia dengan menjalin kerja sama bersama mitra lokal.

“Kami tidak dapat memberikan perkiraan waktu ketersediaan, tetapi tim kami bekerja sama dengan pihak lokal untuk membawa Starlink ke Indonesia secepat mungkin,” terang Starlink.